FOUR BROTHER

Kisah kami dimulai saat duduk di bangku SMA, yaitu dimana orang-orang banyak yang menganggap bahwa massa SMA itu ialah massa yang sangat indah, dan menurut kami pun Sama seperti yang dikatakan oleh orang-orang yaitu dimana sebuah kisah yang akan terukir pada masa itu dan menjadi sebuah kisah klasik pada masa mendatang, seperti hal nya kami. Kami adalah Sekumpulan sahabat yang selalu bersama-sama dalam hal apapun kami berempat itu ialah Ikhsan, Shidiq, Ega, dan aku ialah Abi. Kami dalam hal apapun itu selalu bersama entah itu belajar bareng ataupun pulang bersama, banyak sebenernya kisah kami yang mungkin tak akan ku lupakan sampai kapan pun seperti saat awal pertama masuk SMA, mungkin Bisa dikatakan  itu awal pertemuan kamii Dimana satu sama lain belum saling mengenal dan dengan dan kebetulan pada saat masuk SMA kita di tempat kan di satu kelas dengan satu jurusan pula,  dengan seiring berjalan nya waktu kami pun saling mengenal satu sama lain.


Setiap waktu selalu kami habiskan bersama mulai dari berangkat sekolah sampai kami pulang sekolah, persahabatan kami selama dihiasai dengan kekonyolan dari kami yang notabene nya kami itu bisa dikatakan anak yang tengil terkadang kami setelah pulang sekolah kadang kamj janjian di alun alun ntuk bermain kadang mengerjakan tugas bersama, dan aku teringat pada suatu cerita saat kami mengerjakan tugas bersama sama di alun-alun ketika kita siang itu Ilham dan Shidiq duduk di sebuah taman. Tak selang beberapa lama lewatlah seorang berpakaian wanita dengan rambut panjang dan sepatu yang tinggi. Sontak mereka berdua melihat ke arah wanita tersebut. Dan tentu saja keduanya memiliki keniatan untuk mengikuti wanita tersebut.


Karena penasaran, keduanya pun mengikuti kemana wanita tersebut itu berjalan. Ternyata ia berhenti pada sebuah cafe. Keduanya pun mengikutinya hingga masuk ke dalam. Namun sayangnya tak menemukan wanita yang diikutinya.


Mereka pun mencari hingga ke lantai dua dalam cafe tersebut mungkin tau lahh mereka berdua itu memang anak yang tengil jadi sudah biasa mereka seperti itu bagiku,  dan ernyata memang benar wanita yang diikuti Mereka berdua  Memang  ada di lantai dua.


Namun sayangnya keduanya tak memiliki keberanian untuk menegur sang wanita. Sehingga mereka hanya mampu mendengarnya dari belakang. Hingga sangat lama, karena asa penasaran yang begitu besar, maka Ikhsan pun memiliki keberanian untuk menyapa sang wanita.


Dari belakang, Ikhsan pun menepuk pundak snag wanita sambil mengatakan “Hai”. Sang wanita pun menoleh ke arah Ikhsan. Sontak Ikhsan pun kaget dengan wajah yang aman sangat menyesal dan malu. Sebab wanita yang diikuti bersama Budi bukanlah wanita, namun pria yang menyamar sebagai wanita. Dan dari kejadian itu ikhsan pun kapok ntuk mengulang hal yang Sama mungkin itu hanyalah sebuah kisah yang konyol tapi kisah konyol itu tak akan ku lupakan karna kekonyolan dari sahabat sahabat ku ini telah memberikan warna yang berbeda di persahabatan kamii. Mungkin masih banyak lagi kisah kisah kamii dan persahabatan kami tak akan berhenti ntuk menciptakan sebuah kisah dan semoga kami berempat kan terus bersama dan sukses bersama, karena sahabat itu akan pergi karena mengejar cinta atau mengejar cita-cita.

17 Responses to "FOUR BROTHER"

  1. Ngakakk ceritanyaaπŸ˜‚

    BalasHapus
  2. Bucin yaa wkwk, bagus menghibur πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  3. Typo nya masih bertebaran dimana mana yah author yaa. Tapi suka ko ceritanya next.

    BalasHapus
  4. Yang bikin cerita nya lucuuuuπŸ˜„

    BalasHapus
  5. Ceritanya lucu yang bikinya kurang lucu hehe

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel